Tampilkan postingan dengan label sports. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sports. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Desember 2010

Tragedi Munich Mimpi Buruk Setan Merah

Sore, Langit Kota Munich begitu gelap. Salju terus turun membuat pandangan mata terasa kabur, sementara hawa begitu dingin. Sesekali angin besar memainkan butiran salju hingga berhamburan ke mana-mana.

Meski begitu, suasana pesawat Elisabeth riang dan bahagia oleh canda dan tawa tim Manchester United. Tim yang saat itu dilatih tokoh legendaris Matt Busby, baru saja menahan Red Star Belgrade 3-3, sekaligus lolos ke semifinal Liga Champions.

Ini memang masa keemasan MU yang dijuluki Busby Babes. Mereka punya permainan memukau dan juara Liga Inggris pada 1956 dan 1957. Bahkan, banyak yang menilai MU berpeluang menjuarai Liga Champions.

Mereka berada di Bandara Munich-Riem, karena pesawatnya melakukan transit dan pengisian bahan bakar. Bayangan bakal disambut bak pahlawan sudah menggantung di pikiran para pemain Setan Merah. Lolos ke semifinal adalah pengalaman pertama tim itu. Dan, jarak Munich ke Manchester hanya beberapa jam saja dengan pesawat.

Setelah segalanya beres, pesawat milik British European Airways (BEA) itu pun kembali melakukan take-off. Percobaan pertama gagal. Yang kedua juga demikian, karena masalah mesin. Setelah dilakukan serangkaian perbaikan, kapten pilot James Thain pun mencoba melakukan take-off ketiga.

Agak berhasil. Pesawat seolah akan terbang normal pada pukul 15.04 waktu Munich. Namun, pesawat itu ternyata gagal mencapai ketinggian optimal untuk terbang ke udara.

Blaaast! Tiba-tiba pesawat belangsatan, dan terjatuh menimpa rumah penduduk. Tubuh burung besi yang membawa 44 penumpang - termasuk tim MU - itu pun terguling-guling dan hancur.

Tujuh pemain MU - Geoff Bent, Roger Byrne, Eddie Colman, Mark Jones, David Pegg, Tommy Taylor, Liam 'Billy' Whelan - tewas seketika. Sedangkan Duncan Edwards meninggal di rumah sakit pada 21 Februari. Sebanyak 15 penumpang lainnya, termasuk wartawan dan ofisial MU, ikut meninggal.

Pelatih Matt Busby sedniri terluka parah. Dia harus dirawat di rumah sakit selama dua bulan. Karena itu, sempat ada kekhawatiran Liga Champions 1958 akan dibatalkan, karena salah satu semifinalis sedang berduka.

Namun, Setan Merah tetap siap meneruskan kompetisi dengan pemain yang tersisa dan para pemain cadangan. Mereka yang selamat dari bencana itu adalah Johnny Berry, Jackie Blanchflower, Dennis Viollet, Ray Wood, Bobby Charlton, Bill Foulkes, Harry Gregg, Kenny Morgans dan Albert Scanlon. Sedangkan asisten pelatih Jimmy Murphy, menggantikan Matt Busby untuk sementara.

Dengan tim yang kurang lengkap,MU tampil memukau di semifinal. Tapi, mereka kurang cukup modal untuk meladeni AC Milan dan akhirnya tersingkir.

Itu menjadi bencana paling kelam dalam sejarah MU. Maka, MU selalu mengenangnya. Dan, 6 Februari 2008 lalu adalah tepat 50 tahun bencana yang sering disebut Tragedi Munich itu.

Itu juga menjadi tragedi nasional bagi Inggris. Maka, pada pertandingan persahabatan antara timnas Inggris lawan Swiss di Wembley, 6 Februari 2008, semua pemain menyempatkan hening sejenak mengenang para korban kecelakaan itu, sekaligus mengirim doa.

Namun, kontroversi sempat merebak kala MU melawan rival sekota Manchester City pada 10 Februari 2008. MU meminta semua hening semenit untuk mengenang tragedi itu, tapi sebagian suporter Man. City menolak dan mengancam akan mengganggu.6 Februari 1958.

Yang pasti, tragedi itu menjadi mimpi terburuk MU. Maka, klub itu membuat acara meriah pada peringatan 50 tahun Tragedi Munich. Gambar tim Busby Babes menghiasi Stadion Old Trafford. Berbagai selamatan juga dilakukan.

sumber : klik sini

Sejarah Roger Milla


Ketika Roger Milla, mantan pemain Pelita Jaya, ikut bertarung dalam Piala Dunia 1990 dan mencetak empat gol walaupun tidak pernah dipasang sebagai starter, pemain veteran itu tidak hanya telah mencatatkan namanya dalam legenda tetapi juga membantu membawa sepakbola Afrika keluar dari kegelapan menuju tatapan global.

Daya tahan adalah kualitas yang selalu dipuja dalam sepakbola dan walaupun tidak seperti legenda Inggris Sir Stanley Matthews yang masih aktif bermain di umur 53, pencapaian internasional Milla meninggalkan banyak kekaguman. Sebagai spesialis pemain pengganti alias 'cadangan super' ia tidak ada tandingannya.

Pada umur 30 untuk pertama kalinya Milla bermain di Piala Dunia 1982, walaupun sebelumnya reputasinya telah terkenal di daratan Afrika setelah meraih gelar Pemain Terbaik Afrika pada 1976, ketika bermain untuk klub lokal Tonerre Yaounde dan mencetak 69 gol dalam 87 pertandingan.

Prestasinya menarik perhatian klub-klub Eropa dan sejak 1979 dia pun memulai sepuluh tahun karir produktifnya di Prancis, mulai dari memperkuat klub Monaco, Bastia, St. Etienne, sampai Montpellier.

Tiga tahun pengalaman merumput di Eropa, Milla didaulat menjadi ujung tombak Kamerun pada Piala Dunia 1982 di Spanyol. Akan tetapi sesungguhnya ia tidak bermain dengan penuh percaya diri. Gagal di fase group, tim berjuluk Singa Padang Gurun itu justru tidak terkalahkan walapun hanya seri melawan Polandia, Peru, dan bahkan berhasil menahan Italia, yang akhirnya menjadi juara, 1-1.

Buntu menghadapi Peru dand Polandia yang kemudian hasil seri 1-1 yang mengesankan melawan Juara Dunia Italia. Sayang, Milla yang bermain 269 menit --hampir setiap menit di tiga laga kecuali diturunkan menjadi pemain pengganti saat melawan Peru, tidak mencetak satu pun gol.

Setelah Kamerun gagal lolos babak kualifikasi Piala Dunia 1986, Milla sempat berpikir tidak akan lagi memiliki kesempatan untuk mengecap agungnya pesta olahraga terbesar dunia itu.

Pada umur 34, banyak pemain yang berpikir untuk gantung sepatu. Tetapi, Milla tidak.

Empat tahun kemudian, penyerang gaek itu membuktikan dengan bermain selama 238 menit, tampil lima kali di PD 1990 Italia, dan menorehkan namanya dalam legenda Piala Dunia.

Gebrakan Kamerun di PD 1990 dimulai ketika mereka mengalahkan juara bertahan Argentina 1-0, dengan gol yang dicetak Francois Oman-Biyik. Milla hanya bermain sembilan menit pada pertandingan itu sebagai pengganti.

Enam hari kemudian. Hasil sementara tanpa gol dengan Rumania membuat pelatih Kamerun saat itu, Valeri Nepomnyashchi, berjudi dengan menurunkan pemain kuncinya yang berumur 38 tahun.

Pertandingan sudah berjalan 76 menit. Milla berusaha mengejar bola hasil umpan jarak jauh barisan belakang Kamerun yang kemudian dibiarkan memantul oleh bek-bek Rumania. Setelah pantulan kedua dan beradu otot dengan bek tengah Rumania, Iaone Andone, ia melesakkan bola dengan sebuah tendangan kaki kiri terukur yang tidak terjangkau tangan kiper Silviu Lung.

Lesakan Milla ini adalah satu demonstrasi mengenai kesigapan, kekuatan, dan sentuhan akhir yang memukau, yang menciptakan sebuah gol.

Sepuluh menit kemudian, Milla membawa Kamerun memimpin dengan gol keduanya yang dicetak oleh kaki kanannya --meskipun penyerang Rumania Gavril Balint menceploskan satu gol penghibur-- mengukuhkan kemenangan Kamerun sekaligus membawa mereka maju ke putaran berikutnya,

Karena sudah merasa aman, di final grup, pasukan asuhan Nepomnyashchi ini membiarkan dirinya dihancurkan 4-0 oleh Uni Soviet yang menjadi negeri asal pelatih Kamerun itu, di mana Milla yang turun menggantikan Emmanuel Kunde di menit 34 tidak mampu mengurangi defisit gol.

Masuk dalam 16 besar, Milla dan kawan-kawan harus berhadapan dengan Kolombia yang dipimpin gelandang kribo, Carlos Valderrama dan diperkuat kiper eksentrik Rene Higuita.

Tetapi sampai akhir pertandingan, para veteran unik dari Kamerunlah yang berhasil memukau dunia, bukan sepasukan karakter warna warni dari Kolumbia itu.

Setelah 54 duduk duduk di bangku cadangan, Milla akhirnya bangkit dan disambut riuh rendah para pendukung Kamerun, berdoa agar keajaiban datang dari kakinya. Dan, mereka tidak dikecewakan.

Pertandingan memang berakhir seri sampai 90 menit. Memasuki menit ke 106, di babak tambahan, pemain 38 tahun itu berlomba dengan garis pertahanan Kolumbia yang rata-rata berusia 15 tahun lebih muda, sebelum dia menaklukannya dan tendangan silang dari kaki kirinya melewati Higuita.

Segera pemain yang hampir menginjak kepala empat itu berlari ke pojok lapangan, meliuk dan mengoyang-goyangkan pinggulnya, merayakan gol penting dalam sejarah dunia, dan serta merta mencuri perhatian dunia.

Tidak sampai di situ saja. Tiga menit kemudian, Milla mencetak gol kedua memanfaatkan kesalahan fatal kiper Higuita yang akan selalu dicatat dunia.

Setelah menerima sodoran back-pass dari pemain belakangnya, bukannya langsung ditendang, Higuita malah mencoba mengecoh dan menggiring bola yang dengan mudah diantisipasi oleh Milla.

Setelah mencuri bola dari Higuita, mencetak gol, Milla kembali ke pojok lapangan yang sama, menarikan tarian bersejarah itu, yang menjadi memori penting dari PD Italia.

Mengenai gol semata wayangnya, Milla, bercerita, "Setahun sebelum Piala Dunia itu, Valderrama (teman setim Milla di klub Montpellier) menunjukkan pada saya rekaman tayangan pertandingan Kolombia, yang memperlihatkan trik-trik Higuita. Saya kemudian berkata kepada Valderrama, 'Jika Kamerun melawan Kolombia di Piala Dunia, dia tak akan mampu melakukan itu. Kami punya pemain-pemain yang cepat dan cerdas.' Ketika hasil kualifikasi grup menunjukkan kami akan bertemu mereka, saya kembali memperingatkan kawan-kawan akan trik-trik Higuita. Saya melihat kesempatan untuk mengecoh Higuita dan saya mengambilnya. Itu sebuah taktik yang bagus, rencana yang tepat."

Walaupun kemudian Bernado Redin mencetak gol untuk Kolombia, tetapi tidak bisa menghadang jalan Kamerun, negara Afrika pertama yang berhasil ke perempatfinal. Di babak berikutnya, telah menunggu Inggris dengan pelatihnya Sir Bobby Robson.

Menghadapi tenaga muda Inggris, Milla tetap berkontribusi. Setelah dilanggar Paul Gascoigne di kotak penalti pada menit limabelas babak kedua, Kamerun berhasil menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti Emmanuel Kunde.

Bahkan empat menit kemudian, setelah menerima umpan terobosan Milla, Eugene Ekeke berhasil mencetak gol kedua dan memimpin laga penentuan itu. Namun, dua penalti Gary Lineker mengamankan tempat Inggris di semifinal dan berakhirlah perjuangan Milla di Piala Dunia Italia.

Walaupun demikian, kinerja Milla tidak terbantahkan dan dinobatkan sebagai salah satu dari Team All Star Piala Dunia, bersama pencetak gol terbanyak Savatore Schillachi dan Tomas Skuhravy.

Hebatnya perjalanan Milla di Piala Dunia tidak berakhir di sana, empat tahun kemudian, ketika berumur 42 tahun 39 hari, dia menjadi pemain tertua yang bermain dan mencetak gol di Piala Dunia. Ia mencetak satu-satunya gol Kamerun ketika dikalahkan Rusia 6-1 di Piala Dunia 1994, Amerika Serikat (AS).

Ketika FIFA memilihnya sebagai Pesepakbola Afrika Abad ini, menyisihkan dua legenda Afrika lainnya, George Weah dan Abedi Pele, maka itu adalah penghargaan untuk karakternya, bukan karena bakatnya dan Milla membantu tanah Afrika percaya bahwa mereka termasuk dalam jajaran atas sepakbola dunia.

Pesepakbola veteran dengan tarian yang legendaris yang menggoyang Piala Dunia 1990 Italia itu, tidak terbantahkan adalah Legenda Piala Dunia Sejati.

sumber : klik sini

Minggu, 12 Desember 2010

Rekor Dalam Sepak Bola

PIALA DUNIA TERBANYAK

World Cup Pertama kali diselenggarakan di Uruguay, 13 Juli 1930. Brazil menjadi negara paling banyak memenangkan Piala Dunia sebanyak 5 kali : 1958, 1962, 1970, 1994 dan 2002
Fifa world cup org.jpg
Shirt badge/Association crest Shirt badge/Association crest

PIALA LIGA CHAMPIONS TERBANYAK

Real Madrid adalah pemegang piala Liga Champions terbanyak dgn 9 kali juara yaitu : 1955–56, 1956–57, 1957–58, 1958–59, 1959–60, 1965–66, 1997–98, 1999–00, dan 2001-02
UEFA Champions League logo 2.svg Real Madrid C.F. emblem

PIALA WINNERS TERBANYAK

Piala Winner adalah turnamen sepakbola di Eropa yang pesertanya merupakan tim yang menjadi juara kompetisi piala negara masing2, tapi saat ini turnamen ini sudah ditiadakan oleh UEFA. Pemegang Piala Winners terbanyak adalah Barcelona dengan 4 kali juara : 1979, 1982, 1989, dan 1997
Cup Winners Cup.png FCB.svg

KLUB PALING SERING JUARA LIGA

Di kompetisi lokal, Glasgow Rangers merupakan pemegang rekor juara terbanyak yaitu 50 kali (1x juara bersama Dumbarton). Rangers juga merupakan klub paling sukses dengan 105 piala.
Rangers FC.svg The Sons.jpg

JUMLAH PENONTON TERBANYAK

Jumlah penonton terbanyak dalam satu pertandingan adalah 199,854 penonton pada Final Piala Dunia 1950 Brazil vs Uruguay di Rio de Jeneiro pada 16 Juli 1950


KLUB TAK TERKALAHKAN TERLAMA

Nottingham Forest menjadi tim Inggris dgn rekor tak terkalahkan selama 42 pertandingan (20 November 1977 – 9 Desember 1978), rekor itu dikandaskan Arsenal dgn 44 pertandingan.
Nottingham Forest.svg Red shield with large gold cannon below the word "Arsenal" in white letters. Thin white and blue stripes line the shield's left and right edges.

Tapi di level dunia, Glasgow Celtic menjadi tim paling lama tak terkalahkan dengan 62 pertandingan (49 menang; 13 seri) pada 13 Nopember 1915 – 21 April 1917
Celtic crest

PEMAIN PALING SERING MENGIKUTI PIALA DUNIA

Pemain yang paling sering mengikuti piala dunia adalah sebanyak 5 kali yang dipegang oleh Antonio Carbajal (1950, 1954, 1958, 1962 , dan 1966) dan Lothar Matthäus (1982, 1986, 1990, 1994, and 1998). Lothar Matthäus menjadi pemain paling sering bertanding yaitu sebanyak 25
kali.
Lothar Matthäus dulu:
Lothar Matthäus sekarang:
Antonio Carbajal dulu:
Antonio Carbajal sekarang:

PEMAIN PALING TUA DI PIALA DUNIA

Pemain paling tua yang mengikuti Piala Dunia adalah Albert Roger Milla (Kamerun) saat Kamerun vs Rusia pada 28 Juni 1994. saat itu Milla berusia 42 tahun 39 hari.Roger Milla juga pernah bermain di Pelita Jaya dan Persisam Putra Samarinda
dulu:
sekarang:
Shirt badge/Association crest Shirt badge/Association crest

PEMAIN PALING MUDA DI PIALA DUNIA

Pemain paling muda yang mengikuti Piala Dunia adalah Norman Whiteside (Irlandia Utara) saat Irlandia Utara vs Yugoslavia 17 Juni 1982. saat itu Whiteside berusia 17 Tahun 41 hari. Whiteside adalah pemain MU (Inggris).
dulu:
sekarang:
Shirt badge/Association crest Shirt badge/Association crest

PEMAIN PALING TUA DI DUNIA

William Henry “Billy” Meredith (Wales) adalah pemain tertua dengan usia 45 tahun 229 hari. untuk kompetisi amatir, pemain tertua dipegang oleh penjaga gawang Norwegia FK Toten, Knut Olav Fossilen yang berusia 56 tahun 126 hari.
Billy Meredith dulu:
Billy Meredith sekarang:
Shirt badge/Association crest Association crest

PEMAIN PALING SERING BERTANDING (PRIA)

Peter Shilton (UK) menjadi pemain paling sering tampil dengan 1390 kali mengikuti pertandingan: 286 Leicester City (1966–74), 110 Stoke City (1974–77), 202 Nottingham est (1977–82), 188 Southampton (1982–87), 175 Derby County (1987–92), 34 Plymouth Argyle (1992–94), 1 Bolton Wanderers (1995) and 9 Leyton Orient (1996–97); 1 League play-off, 86 FA Cups, 102 League Cups, 125 internationals, 13 Under-23s, 4 Football League dan 53 pertandingan club level eropa lainnya.

PEMAIN PALING SERING BERTANDING (WANITA)

Sedangkan untuk pemain wanita, Kristine Lilly (USA) menjadi pemain paling sering bertanding yaitu sebanyak 225 kali.

GOL TERCEPAT DUNIA

Rekor gol tercepat dunia dipegang oleh Ricardo Olivera (Argentina) dalam waktu 3 detik saat Rio Negro vs Sorinao pada tanggal 26 Desember 1998. untuk kompetisi amatir, rekor gol tercepat dipegang oleh Marc Burrows (Cowes Sports) yatu hanya dalam waktu 2.4 detik!!!

GOL TERCEPAT LIGA CHAMPIONS

Gilberto Silva memegang rekor gol tercepat Liga Champions dalam waktu 20 detik saat Arsenal vs PSV pada 25 september 2002. namun rekor tersebut dipecahkan Rooy Makaay saat Munich vs Madrid pada 8 Maret 2007 dalam waktu 9.8 detik.

HAT-TRICKS TERBANYAK [BERUNTUN]

Pemain asal jepang Masashi Nakayama (Jubilo Iwata) memegang rekor Hat Tricks terbanyak secara beruntun :
5 gol vs Cerezo Osaka, Nagai Stadium pada 15 April1998;
4 gol vs Sanfrecce Hiroshima, Jubilo Iwata Stadium 18 April 1998;
4 gol vs Avispa Fukuoka, Kumamoto City Stadium 25 April1998;
3 gol vs Consadole Sapporo, Jubilo Iwata Stadium 29 April1998

GOL TERBANYAK DALAM SATU MUSIM

Dipegang oleh William Ralph “Dixie” Dean (Everton 1927/1928) sebanyak 60 gol dalam 39 laga.

GOL TERBANYAK SEPANJANG SEJARAH

Pele menjadi pemain dengan gol terbanyak sepanjang sejarah sepakbola, yaitu sebanyak 1.279 gol dalam kurun waktu 21 tahun karir sepakbolanya. Bahkan ada yang menyebutkan PELE mencetak 1.298 gol!!!

CLEAN SHEET TERLAMA

Penjaga gawang yang berhasil menjaga ”keperawanan gawang” alias tidak kebobolan terlama adalah Geraldo Pereira de Matos Filho atau kerap dipanggil Mazaropi (CR Vasco da Gama) yaitu selama 1.816 menit!!!

KIPER PENCETAK GOL TERBANYAK

Rogerio Ceni (Brazil/Sao Paulo) adalah penjaga gawang dengan rekor mencetak gol sebanyak 83 gol!!!

GAGAL PENALTI TERBANYAK

Ternyata rekor ini dipegang oleh striker hebat MARTIN PALERMO (Boca Juniors / Argentina) saat Argentina vs Colombia dalam Copa America 1999 di Paraguay. 3 pinalti yang diberikan wasit untuk argentina, semua gagal dieksekusi oleh Palermo!!!

KEMENANGAN TERBESAR

Pada tanggal 11 April 2001 (kualifikasi PD 2002) Australia menghajar American Samoa 32 gol tanpa balas!!!! Archie Thompson mencetak 13 gol…

di kompetisi amatir anda mungkin tdk prcya jika Adema mnghancurkan Stade L'Emyrne 149-0

REKOR TRANSFER

Cristiano Ronaldo (CR9) menjadi pemain termahal dunia setelah dibeli Real Madrid dari MU seharga 1.3 Triliun dan mengalahkan Zidane yang juga dibeli madrid (dari Juventus) seharga 980 M!

PEMAIN PALING GEMUK

Willie Henry “Fatty” Foulke (penjaga gawang/inggris) adalah pemain tergemuk dan terberat dengan tinggi 190cm dan 146 kg.

GOL JARAK TERJAUH

Dipegang oleh Pat Jennings (goal keeper / Charity Shield) saat menghadapi MU pada tahun 1967 dengan jarak 90 yards

KARTU MERAH TERCEPAT

Rekor kartu merah tercepat dipegang oleh David Pratt pada detik ke 3 saat Chippenham Town vs Bashley 8 Mei 2009. Pratt dianggap melakukan tekel berbahaya. Namun, untuk kompetisi amatir, rekor ini dipegang oleh Lee Todd (2000) pada detik pertama!!! Saat wasit meniup tanda kick-off, Lee Tood mengatakan ”F*** you, that was loud” kpd wasit. Sang wasit pun langsung mengusirnya.

NAMA KLUB TERPANJANG

Dipegang oleh klub asal Thailand yang bernama Samosorn Maha Vittiyalai Krungthep Mahanakorn Boworn Rattanakosin Mahintara Yutthaya Mahadilok Phop Noparat Rajathani Burirom Udom Rajaniwet Mahasatharn Amorn Phimarn Avatarn Sathit Sakkatattiya Vishnukarm Prasit.

Namun tim lainnya yang juga berasal dari Thailand punya nama lebih panjang yaitu Krung Thep Mahanakhon Amon Rattanakosin Mahinthara Ayuthaya Mahadilok Phop Noppharat Ratchathani Burirom Udomratchaniwet Mahasathan Amon Piman Awatan Sathit Sakkathattiya Witsanukam Prasit Bravo Association Football Club. Padahal nama aslinya adalah Bangkok Bravo

sumber : klik sini